Site Statistics

  • Users online: 0 
7 Desember 2021

GERBANG INFORMASI EDUKASI

Jokowi Bandingkan Kondisi Pandemi di RI, AS, dan India

Jokowi Bandingkan Kondisi Pandemi di RI, AS, dan India

Jokowi Bandingkan Kondisi Pandemi di RI, AS, dan India

Jokowi mencatat, data per 26 september 2020, jumlah kasus Covid-19 di 215 negara sudah mencapai 32,7 juta orang. Total yang terpapar di Indonesia pun sudah mencapai 266.845 orang sampai kemarin.
1 0

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, krisis akibat pandemi Covid-19 tak hanya dialami Indonesia, tetapi juga 215 negara di berbagai belahan dunia. Jokowi lantas membandingkan dampak pandemi di Indonesia dengan sejumlah negara lain, seperti Amerika Serikat dan India.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat membuka Muktamar IV Parmusi secara virtual, Sabtu (26/09/2020).

“Muktamar Parmusi kali ini dilaksanakan dalam suasana berbeda di tengah bangsa kita menghadapi cobaan mahaberat dari Allah SWT, dan umat manusia di seluruh dunia juga menghadapi hal yang sama,” kata Jokowi saat membuka sambutan dari Istana Bogor, dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Sabtu (26/09/2020).

Jokowi mencatat, data per 26 september 2020, jumlah kasus Covid-19 di 215 negara sudah mencapai 32,7 juta orang. Total yang terpapar di Indonesia pun sudah mencapai 266.845 orang sampai kemarin.

Jokowi lantas membandingkan jumlah tersebut dengan sejumlah negara lain.

“Coba kita lihat di Amerika Serikat 7,2 juta orang, di India 5,9 juta orang, di Brazil 4,6 juta orang, di Rusia 1,1 juta orang,” kata Jokowi.

BACA JUGA:

Jumlah kematian di seluruh dunia, kata Jokowi, saat ini sudah mencapai 991.000 orang. Sementara jumlah kematian akibat Covid-19 di Indonesia sudah menembus 10.000 orang.

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi dunia juga melambat karena pandemi ini. Pertumbuhan yang biasanya pada keadaan normal positif, terkontraksi secara tajam di negara-negara besar.

Pada kuartal kedua 2020, India minus 23,9 persen, Inggris minus 21,7 persen, Malaysia minus 17,1 persen, Singapura minus 13,2 persen.

“Dan di negara kita di kuartal kedua juga minus 5,32 persen padahal sebelumnya di kuartal pertama kita masih tumbuh positif 2,97 persen,” sambung Jokowi.

Namun Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menyerah dengan keadaan. Ia menegaskan pemerintah tak bisa menghadapi pandemi ini sendirian.

Oleh karena itu, Jokowi mengajak seluruh masyarakat bersatu dengan disipilin dalam menjalankan protokol kesehatan, mulai dari mengenakan masker, menjaga jarak, serta rutin mencuci tangan

Selain itu, ia juga meminta masyarakat membantu sesama di masa sulit ini.

“Kita harus terus berikhtiar, berikhtiar dengan sekuat tenaga untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 dan agar sekaligus membantu saudara-saudara kita agar tidak semakin terpuruk karena kesulitan ekonomi,” kata Jokowi.***

Jokowi saat membuka Muktamar IV Parmusi secara virtual, Sabtu (26/09/2020). (SetPres YouTube)
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
100 %

error: Dilarang Copy Paste !!
LIVE OFFLINE
track image
Loading...