Site Statistics

  • Users online: 0 
25 Juli 2021

GERBANG INFORMASI EDUKASI

Korps Menwa Indonesia dan IKA Menwa Seroja Timor – Timur Adakan Seminar Daring Posisi dan Peran Menwa dalam Sistem Pertahanan Negara

0 0

Resimen Mahasiswa merupakan sebuah potensi besar untuk pertahanan Negara yang saat ini belum secara tegas dinyatakan posisi dan perannya dalam sistem pertahanan negara, baik dalam UU No. 3/2002 tentang Pertahanan negara, UU No. 23/2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional maupun dalam Peraturan Pemerintah nomor 3 tahun 2021 tentang aturanpelaksanaan UU PSDN.

Dalam UUD 1945 jelas menyatakan bahwa “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara”.

Dalam hal ini apabila negara memerlukan, negara dapat mewajibkan warga negaranya untuk turut serta dalam
usaha pertahanan. Namun demikian, apabila ada warga negara-nya yang dengan sukarela ingin mengambil hak-nya untuk turut serta dalam usaha pertahanan, negara belum menyediakan secara tegas, wadah, posisi dan perannya dalam sistem pertahanan negara.

Menwa memiliki kekuatan yang sangat besar karena saat ini setidaknya terdapat 34 Resimen yang tersebar diseluruh Provinsi di Indonesia dengan jumlah tiap Resimennya minimal memiliki 3 Batalyon, bahkan di Provinsi Jawa Barat (Menwa Mahawarman) bisa mencapai 12 Batalyon dengan 73 Perti dan di Provinsi DKI Jakarta (Menwa jayakarta) memiliki 12 Batalyon dengan lebih dari 56 Perti.

Menwa adalah kesatuan (entitas) yang terdiri atas ;

(a) Menwa organik (masih dibangku kuliah) dengan ragam latar belakang keilmuannya atau berasal dari berbagai macam disiplin ilmu, mulai dari ilmu sosial sampai dengan ilmu terapan.

Lulusannya disebut Sarjana Plus yang terdidik secara disiplin ilmu saat kuliah, terlatih oleh ilmu dasar keperajuritan dan teruji pengabdiannya tunggal kepada NKRI.

(b) Menwa Senior (sudah menyelesaikan studi di Perguruan Tinggi) yang saat ini sedang berkarir dan tersebar diberbagai sektor/bidang pekerjaan.

Organisasi Menwa tidaklah sama seperti organisasi lainnya, karena sejarah lahirnya Menwa bukanlah berasal dari sekelompok orang yang memiliki hobi yang sama, melainkan Menwa dilahirkan oleh pemerintah dengan tujuan membantu mengatasi permasalahan – permasalahan bangsa yang terjadi saat itu yaitu untuk menumpas DI/TII dan PKI.

PANITIA BERSAMA SEMINAR DARING
KORPS MENWA INDONESIA DAN IKA SEROJA TIMOR TIMUR
Jl. Radin Intan II No.2 Jakarta Timur 13440
Tlp. (+62) (021) 86907247, 86902382 Email korpsmenwa@gmail.com

Kiprah Menwa dalam pengabdiannya terhadap bangsa Indonesia dari masa ke masa tentunya menjadi sebuah bukti yang menjawab kualitas organisasi itu sendiri.

Diantaranya turut serta dalam operasi Trikora, Dwikora, Penumpasan DI/TII, Penumpasan Partai Komunis,
Pasukan Kotindo Garuda VIII Timteng, Operasi Pembinaan Teritorial Timor – Timur, Tsunami Aceh dan tidak pernah absen dalam kegiatan sosial terhadap korban bencana alam yang terjadi di Indonesia.

Kiprah Menwa yang konkrit tersebut dicapai karena adanya wadah yang jelas dari negara yang menyatakan posisi dan peran Menwa dalam sistem pertahanan Negara saat itu.

Namun kini, setelah berakhirnya masa orde baru, Menwa seakan kehilangan induk dan tidak memiliki tujuan yang jelas akibat dari peraturan yang bias. Menwa menjadi terpecah belah serta sudah mulai terseret kedalam euforia politik sehingga banyak pihak – pihak yang memanfaatkan kekuatan Menwa hanya untuk kepentingan suatu golongan saja.

Jika kita merujuk pada konsep piramida pertahanan RI berupa Komponen utama, Komponen cadangan dan Komponen pendukung, maka patut dipikirkan secara mendalam bahwa dimasa damai yang memiliki peran sangat penting sebenarnya adalah komponen pendukung.

Hal tersebut dikarenakan situasi dan ancaman yang dihadapi negara saat ini dalam menjaga kedaulatannya, telah bergeser dari sekedar perang fisik seperti sebelum masa kemerdekaan, yang bertumpu pada kekuatan senjata api, ke perang modern yang bertumpu pada kekuatan pikir berupa ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ancaman, gangguan, hambatan serta tantangan saat ini dan kedepan yaitu ancaman nir-militer seperti perang Asimetris, yang mencakup wilayah siber dan elektro, perang informasi, persepsi, hybrid, dan proxy yang mengemuka dan sangat membutuhkan kemampuan intelektual untuk menghadapinya.

Menurut UU no. 23 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional, disebutkan bahwa komponen pendukung berasal dari 4 macam potensi yaitu warga negara Indonesia, sumber daya alam, sumber daya buatan, dan sarana prasarana nasional.

Dimana diantara yang dimaksud dengan warga negara adalah warga terlatih, yang selanjutnya pada penjelasan pasal demi pasal, yang dimaksud dengan Warga yang Terlatih adalah Resimen Mahasiswa atau Menwa.

Untuk itu, sebagai salahsatu upaya mempertegas posisi dan perannya dalam melanjutkan pengabdian kepada NKRI.

Korps Menwa Indonesia bersama dengan IKA Menwa Seroja Timtim akan melaksanakan kegiatan seminar daring dengan tema Peran dan Posisi Menwa dalam Sistem Pertahanan Negara yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 06 Maret 2021 Pukul 09.30 – 12.35 WIB.

Seminar ini dilaksanakan untuk mengurai benang kusut serta mempertegas posisi dan peran Menwa dalam system pertahanan negara.

Pada seminar ini kami mengundang Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.A., M.Sc Menteri Pertahanan RI periode 2009 – 2014 sebagai Keynote Speaker.

Ibu Jaleswari Pramodhawardani dari Deputi V Kantor Staf Presiden RI. Sebagai narasumber ke-1. dan Mayjen TNI (Purn) Jan Pieter Ate, M.BUS., M.A. dari Pinhantanas yang sekaligus menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Korps Menwa Indonesia sebagai narasumber ke-2.

Hasil dari dilaksanakannya seminar ini akan disusun dalam sebuah draft dan dikirimkan kepada para pemangku kebijakan sebagai bahan masukan bagi pemerintah agar menyediakan satu wadah nyata untuk menyatukan seluruh Menwa yang ada melalui Korps Menwa Indonesia sehingga kedepannya Menwa dapat diberdayakan serta dimanfaatkan secara optimal dan konkrit guna membantu pertahanan negara untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

humaskorpsmenwaindonesia

Martika Edison, SILIWANGINEWS.COM

Jurnalispedulicitarumharum

mydarlingindonesiamasyarakatsadarlingkunganindonesia

kitajagaalamalamjagakita #klhk #bnpb

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

error: Dilarang Copy Paste !!
LIVE OFFLINE
track image
Loading...