Site Statistics

  • Users online: 0 
7 Desember 2021

GERBANG INFORMASI EDUKASI

Luncurkan Subsidi, Targetkan Daya Beli Masyarakat Meningkat

Luncurkan Subsidi, Targetkan Daya Beli Masyarakat Meningkat

Luncurkan Subsidi, Targetkan Daya Beli Masyarakat Meningkat

Jokowi berharap dengan adanya bantuan tersebut para pekerja dapat meningkatkan kebutuhan rumah tangga. Mengingat, akibat pandemi COVID-19 seluruh sektor terganggu termasuk kebutuhan masyarakat.
0 0

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meluncurkan bantuan subsidi gaji untuk para pekerja dan buruh. Sebanyak 2,5 juta pekerja pada tahap pertama kali ini menerima Rp 1,2 juta yang disalurkan melalui rekening masing-masing.

Jokowi berharap dengan adanya bantuan tersebut para pekerja dapat meningkatkan kebutuhan rumah tangga. Mengingat, akibat pandemi COVID-19 seluruh sektor terganggu termasuk kebutuhan masyarakat.

“Kita harapkan nantinya setelah ini diberikan kepada bapak ibu sekalian, konsumsi rumah tangganya naik,” kata Presiden Jokowi saat peluncuran bantuan pemerintah subsidi gaji untuk para pekerja dan buruh di Istana Negara, Kamis (27/08/2020).

Mantan Wali Kota Solo mengatakan dengan adanya stimulus yang diberikan pemerintah pada masyarakat diharapkan bisa mendongkrak perekonomian, sehingga konsumsi rumah tangga tidak terganggu.

“Daya beli masyarakat jadi meningkat dan kita harapkan pertumbuhan ekonomi negara kita Indonesia kembali pada posisi normal. itu yang kita inginkan,” ungkap Jokowi.

BACA JUGA:

Sementara itu, Direktur Utama BPJamsostek Agus Susanto mengatakan, 2,5 juta pekerja ini merupakan gelombang pertama dari total 10,8 juta nomor rekening yang sudah tervalidasi.

Gelombang berikutnya untuk transfer dana subsidi gaji akan segera dilakukan secara bertahap, hingga seluruh rekening pekerja yang telah tervalidasi bisa menerima haknya.

“Kami tidak henti-hentinya mengimbau kepada perusahaan untuk menyerahkan data terkini para pekerja yang mencakup nomor rekening aktif atas nama pekerja. Begitu pula dengan nomor rekening yang tidak valid, kami kembalikan kepada perusahaan untuk dikonfirmasi kembali kepada pekerjanya dan akan kami lakukan validasi ulang,” jelas Agus.

Dia melanjutkan, BP Jamsostek terus memvalidasi rekening tersebut secara berlapis atau tiga tahap. Agus pun meminta kepada perusahaan untuk mengirimkan data rekening paling lambat 31 Agustus 2020.

“Terkait dengan proses validasi yang cukup detail ini, kami minta kepada perusahaan untuk segera, baik yang belum mengirimkan maupun yang melakukan konfirmasi ulang, agar mengirimkan kepada kami paling lambat tanggal 31 Agustus 2020,” tambahnya.

Nantinya, penerima akan mendapat bantuan sebesar Rp600.000 per bulan selama 4 bulan dan akan dicairkan dalam dua kali. Diharapkan adanya bantuan itu akan meningkatkan konsumsi rumah tangga di tengah COVID-19.***

Sumber: SETPRES

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

error: Dilarang Copy Paste !!
LIVE OFFLINE
track image
Loading...