Site Statistics

  • Users online: 0 
7 Desember 2021

GERBANG INFORMASI EDUKASI

Gadis 15 Tahun ini Dikukuhkan Ilmuwan “Kid of The Year” Majalah TIME

Gadis 15 Tahun ini Dikukuhkan Ilmuwan "Kid of The Year" Majalah TIME
Ia menciptakan alat portabel bernama Tethys yang terbuat dari karbon nanotube. Menurutnya, resistensi karbon nanotube bisa berubah bila terpapar senyawa timbal.
1 0

Gitanjali Rao adalah seorang gadis remaja berusia 15 tahun yang berhasil mendapatkan gelar ‘Kid of the Year’ versi majalah TIME di tahun 2020. Ilmuwan muda asal Denver, Colorado, Amerika Serikat (AS) ini menjadi remaja pertama yang meraih predikat tersebut.

Rao berhasil mengalahkan 5.000 anak di AS berusia 8 hingga 16 tahun yang ikut serta dalam seleksi Kid of The Year 2020. Ia masuk ke dalam babak final bersama empat anak lainnya, Tyler Gordon (14), Jordan Reeves (14), Ballen Woodard (10), Ian McKenna (16) dari Austin, dan Gitanjali Rao (15).

Kelima finalis menawarkan inovasi menarik untuk mengatasi masalah krisis pangan, lalu inovasi permainan untuk anak berkebutuhan khusus, dan masih banyak lagi. Dari sekian banyak ide cemerlang yang diajukan para anak muda cerdas tersebut, Gitanjali Rao berhasil mencuri perhatian dengan banyak kontribusi yang dia berikan untuk lingkungan maupun anak-anak.

Gitanjali Rao, Kid of the Year. (TIME)

Dalam sebuah wawancara dengan aktris sekaligus aktivis kemanusiaan, Angelina Jolie, Gitanjali mengutarakan keinginannya untuk berkontribusi memecahkan masalah yang dihadapi dunia. Pada 2017, ia memenangkan 3M Young Scientist 2017 atas inovasinya alat pendeteksi kandungan timbal di dalam air, yang terinspirasi krisis air di Kota Flint, Michigan, Amerika.

Ia menciptakan alat portabel bernama Tethys yang terbuat dari karbon nanotube. Menurutnya, resistensi karbon nanotube bisa berubah bila terpapar senyawa timbal. Rao mengaku mengetahui fungsi karbon nanotube saat membaca situs web Massachusetts Institute of Technology.

BACA JUGA:

Rao juga pernah membuat software untuk mendeteksi kata dan kalimat yang mengarah ke cyberbullying. Alat ini bisa memberi tahu anak kalau ada pesan teks mereka yang bernada kasar dan melecehkan si penerima pesan. Sehingga, anak-anak bisa menggunakan pilihan kata yang lebih sopan.

“Saya tidak terlihat seperti ilmuwan pada umumnya. Semua yang saya lihat di TV adalah seorang ilmuwan yang lebih tua, biasanya berkulit putih,” kata Gitanjali.

Pada 2019, Rao juga memenangkan Top Health Pillar Award di TCS Ignite Innovation Student Challenge 2019 berkat inovasi alat pendeteksi kandungan zat adiktif (opioid) di dalam tubuh. Dengan menganalisis kandungan protein di cairan tubuh, bisa diketahui tingkat kecanduan seseorang dan membantu menentukan terapi yang dibutuhkan.

Siswa yang masih bersekolah di STEM School Highlands Ranch ini juga sedang mengerjakan alat pendeteksi mikroorganisme berbahaya di air seperti parasit. Dalam wawancaranya bersama Angelina Jolie, Rao mengaku senang membuat penelitian dan inovasi karena dia ingin membantu kehidupan orang lain.

“Ini tujuanku setiap hari. Aku tidak hanya ingin membuat teknologi yang bisa menyelesaikan permasalahan dunia, tapi juga mengajak orang untuk melakukan hal yang sama. Kalau aku bisa melakukannya, kamu juga bisa, semua orang juga bisa,” kata Rao.

TIME mulai membuat Person of the Year pada 1927. Baru kali ini TIME memberi penghargaan Kid of the Year. Tahun lalu, aktivis iklim berusia 16 tahun Greta Thunberg, menjadi orang di bawah 25 tahun pertama yang mendapat gelar tersebut.

‘Kid of the Year’ 2020 sendiri merupakan ajang pertama dan akan menjadi barometer pencarian sosok pemimpin di generasi muda Amerika yang akan datang.

Salah satu alasan TIME mengadakan ajang ‘Kid of The Year’ menurut Andrea Delbanco, editor TIME for Kids, karena anak-anak adalah agen perubahan yang menyenangkan, mudah diakses, dan sangat berdampak.***

Sumber: Kumparan

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
100 %

error: Dilarang Copy Paste !!
LIVE OFFLINE
track image
Loading...