30 Oktober 2020

GERBANG INFORMASI EDUKASI

Kontroversi 5 Versi UU Cipta Kerja Berdasarkan Kata Data

Kontroversi 5 Versi UU Cipta Kerja Berdasarkan Kata Data

Kontroversi 5 Versi UU Cipta Kerja Berdasarkan Kata Data

Banyaknya penolakan terhadap UU Cipta Kerja, termasuk masyarakat hingga timbulnya demo besar-besaran setelah pengesahannya. Ditambah lagi, munculnya beragam versi UU Ciptaker yang berpotensi disusupi pasal dan ayat tambahan ketika diserahkan ke presiden.
2 0

Bola panas omnibus law-Cipta Kerja terus bergulir. Selain banyaknya protes dari masyarakat, salinan Undang-Undang (UU) yang sudah disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Senin (05/10/2020) lalu memiliki beragam versi.

Setidaknya beredar lima macam naskah UU Cipta Kerja, mulai dari draf yang diserahkan ke DPR pada Februari silam hingga setelah disahkan. Naskah-naskah tersebut memiliki 812-1.052 halaman yang terdiri atas 15 bab.

Beredarnya beragam naskah UU Cipta Kerja makin menguak kontroversi dalam penyusunannya. Sejumlah pihak menilai pengesahan UU itu terkesan terburu-buru, lantaran hanya menghabiskan enam bulan untuk membahas sekitar 7.197 daftar inventarisasi masalah (DIM).

BACA JUGA:

Selain itu, prosesnya juga dinilai tak transparan sebab tak melibatkan seluruh stakeholders, bahkan sejumlah rapat dilakukan di hotel saat hari libur.

Banyaknya penolakan terhadap UU Cipta Kerja, termasuk masyarakat hingga timbulnya demo besar-besaran setelah pengesahannya. Ditambah lagi, munculnya beragam versi UU Ciptaker yang berpotensi disusupi pasal dan ayat tambahan ketika diserahkan ke presiden.

“Jadi tindakan ini lebih mirip dengan pemalsuan dokumen,” ujar Direktur Pusat Studi Konstitusi Feri Amsari. Ia mempermasalahkan kurangnya transparansi saat pembahasan dan akses publik untuk mendapatkan naskah UU yang asli.***

Infografik: Kontroversi lima versi UU Cipta Kerja (Katadata.co.id)

Sumber: KataData

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
100 %
error: Dilarang Copy Paste !!