Site Statistics

  • Users online: 0 
11 April 2021

GERBANG INFORMASI EDUKASI

MENGATASI STRESS DIMASA PANDEMI COVID-19

0 0
Stress adalah reaksi tubuh yang muncul saat seseorang menghadapi ancaman, tekanan, atau suatu perubahan. Stress juga dapat terjadi karena situasi atau pikiran yang membuat seseorang merasa putus asa, gugup, marah atau bersemangat. Stress adalah suatu keadaan yang menekan diri dan jiwa seseorang diluar batas kemampuannya, sehingga jika terus dibiarkan tanpa ada solusi maka akan berdampak terhadap kesehatan. Stress tidak timbul begitu saja, namun sebab-sebab stress timbul pada umumnya terjadi diluar dari kemampuannya sehingga kondisi tersebut telah menekan jiwa seseorang (Fahmi, 2013).

Penyebab stress adalah faktor-faktor dalam kehidupan manusia yang mengakibatkan terjadinya respons stress. Stress dapat berasal dari berbagai sumber, baik dari kondisi fisik, psikologis, maupun sosial dan muncul ada situasi kerja, dirumah, dalam kehidupan sosial, dan lingkungan luar lainnya (Rice, 2002). Menurut lazarus dan folkman (1986) stress dapat berwujud atau berbentuk fisik (seperti, polusi udara) dan dapat juga berkaitan dengan lingkungan sosial (seperti, interaksi sosial). Pikiran dan perasaan individu sendiri yang dianggap sebagai suatu ancaman baik yang nyata maupun imajinasi dapat menjadi stress.

Semenjak Covid-19 masuk ke Indonesia, banyak sekali masyarakat maupun beberapa orang yang merasakan stress. Stress yang dialami sangat beragam seperti masalah pekerjaan yang tidak sesuai atau terkena PHK, keuangan walaupun setiap bulan dapat bantuan dari pemerintah, pendidikan yang melalui pembelajaran jarak jauh atau online dan lain sebagainya. Hal ini tidak memungkinkan muncul stress.

Gejala stress yang dialami seperti mudah tersinggung, gelisah, muka pucat, jantung berdebar, sulit tidur atau tidur tidak nyenyak, sulit konsentrasi, nafsu makan berkurang atau makan berlebih dan juga terdapat keluhan seperti (sakit kepala, sakit perut, sakit magh dan keringat berlebih). Walaupun kita terbiasa terhadap tingkat stress yang tinggi, bukan berarti kita bisa menghadapi stress tersebut. Setiap orang memiliki batas kritis dalam menghadapi suatu stress. Batas kritis setiap orang berbeda dari waktu ke waktu, tergantung kepada keadaan sehat kita, keluarga, kehidupan, tuntutan pekerjaan, dan lain sebagainya. Stress yang menumpuk dapat menimbulkan gangguan kesehatan fisik maupun jiwa.

Cara mengatasi stress terutama dimasa pandemic ini bisa dengan mengelola pikiran dan mempertahankan kesehatan jiwa. Cara mengatasi stress dalam mengelola pikiran yang bisa kita lakukan yaitu :
kenali hal yang membuat kita stress, pastikan anda mengetahui mengapa anda stress sehingga anda bisa menghindarinya. Pengetahuan merupakan hal yang penting, dan pengetahuan atas diri sendiri sangat penting.
Berhentilah mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa dirubah terutama tentang politik dan orang lain. Belajar untuk menerima hal sebagaimana adanya mekanisme mengatasi stress yang penting, walaupun tidak mudah.

Untuk cara mengatasi stress dan mempertahankan kesehatan jiwa bisa dilakukan dengan :
Bernafas dengan pelan dan panjang.
Menepuk pundak untuk menenangkan diri.
Bicarakan keluhan dengan seseorang yang dapat dipercaya.
Melakukan kegiatan yang sesuai dengan minat dan kemampuan.
Menenangkan pikiran dengan relaksasi.
Kembangkan hobi yang bermanfaat.
Meningkatkan ibadah, mendekatkan diri kepada tuhan.
Berfikir positif.
Jagalah kesehatan dengan olahraga atau aktivitas fisik secara teratur, tidur yang cukup, makanan bergizi dan seimbang, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Memilah dan memilih informasi yang di dapat agar tidak terprovokasi berita hoax.

Penulis : Maulina Nur Fauziah , Mahasiswi Ilmu Komunikasi, Fisip, Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Sumber : Ibong JBB.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

error: Dilarang Copy Paste !!
LIVE OFFLINE
track image
Loading...