25 Oktober 2020

GERBANG INFORMASI EDUKASI

Perkembangan Teknologi Alusista TNI di Indonesia

Perkembangan Teknologi Alusista TNI di Indonesia

Tank Harimau, salah satu Alusista buatan anak negeri. (Pindad)

Sejauh ini kekuatan militer Indonesia duduk di peringkat 16 dan termasuk negara dengan kekuatan militer yang disegani di dunia. menurut lembaga GLOBAL FIREPOWER.
0 0

Tiga hari kedepan, Indonesia akan memperingati Hari Ulang Tahun TNI ke-75. Sejarah mencatat, Terbentuknya TNI pada 5 Oktober 1945, atau baru sebulan lebih Indonesia Merdeka pada 17 Agustus 1945. Kekuatan TNI dibarengi dengan Alusista buatan anak negeri yang menunjang sistem Pertahanan dan Keamanan Nasional.

Dalam rangka memperingati HUT TNI ke-75, Redaksi WartaKan.ID menghimpun perkembangan teknologi Alusista yang kini dimiliki TNI terkait semua hal yang berhubungan dengan sistem senjata, kendaraan, dan perlengkapan militer dan komponen-komponennya.

Rudal Mistral salah satu alusista canggih yang dimiliki TNI. (Indonesia Military)

Alusista merupakan peralatan militer yang dibutuhkan untuk menjaga ketahanan dan persatuan suatu negara. Semakin berkembangnya zaman dibutuhkan alusista yang canggih dan modern. Industri militer dalam negeri mengerti kebutuhan itu. Peningkatan jumlah dan kualitas itu dinilai penting terutama karena Indonesia merupakan wilayah kepulauan yang luas.

Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di 2021 sebesar Rp137 triliun. Anggaran ini menjadi terbesar kedua setelah Kementerian Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rakyat (PUPR) yang mencapai Rp149,6 triliun.

Sejauh ini kekuatan militer Indonesia duduk di peringkat 16 dan termasuk negara dengan kekuatan militer yang disegani di dunia. menurut lembaga GLOBAL FIREPOWER. Hal ini dapat terwujud karena alusista anak bangsa tak kalah canggih jika dibandingkan negara-negara yang sudah maju.

BACA JUGA:

1. Rantis Maung

Kendaraan ini, adalah mobil yang memang dirancang untuk menghadapi medan-medan tak bisa! Mobil ini mampu memenuhi kebutuhan ekstream di segala medan. Spesifikasi body works ‘Full Galvanis’ diisi dengan mesin ‘Turbo Diesel 4 Scylinder’ dengan kapasitas mesin yang memadai laju mobil diprediksi bisa mencapai 120 KM/Jam.

Mobil Rantis Maung ini merupakan mobil ciptaan PT PINDAD yang merupakan perusahaan industri dan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan produk militer dan komersial di Indonesia. Mobil ini merupakan mobil yang dibeli oleh Kementrian Pertahanan Republik Indonesia sebanyak 500 unit. Buat kamu yang penasaran dengan bentuknya kamu bisa melihatnya pada perayaan HUT TNI pada 05 Oktober 2020, karena pada saat itu PT.PINDAD akan meluncurkan sekitar 50 unit lebih Maung untuk meramaikan acara tersebut.

2. Tank Harimau

Berdasarkan deskripsi PINDAD dalam websitenya ‘Harimau Medium Tank Kanon 105 mm’ adalah kendaraan tempur produk terbaru dari PT Pindad (Persero) yang didukung oleh Kementerian Pertahanan RI sesuai kebutuhan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kendaraan ini dilengkapi dengan two-man turret kaliber 105 mm dan senapan mesin kaliber 7,62 mm untuk daya gempur maksimum. Harimau Medium Tank didesain khusus untuk daerah operasi tropis seperti hutan karena memiliki bobot yang lebih ringan dari Main Battle Tank.

Tank Harimau ini bisa berisikan 3 orang dan uniknya dengan berat 30-35 ton tank ini dapat melaju secepat 70 Km/Jam. Selain menjadi produk adalan PINDAD tank ini juga dilengkapi dengan peralatan perang seperti Turret 105 mm, Smoke Grenade, Coaxial 7.62 mm machine gun untuk mengarahkan tembakan ke arah lawan.

3. Kapal Selam Alugoro

Angkatan laut Indonesia mendapatkan tambahan kekuatan lewat karya anak bangsa. PT PAL Indonesia (Persero) adalah pembuat kapal selam yang canggih ini. Sebenarnya pembuatan kapal selam ini bukan dikerjakan sendiri melainkan kerja sama dengan negara Korea Selatan. Namun ada ratusan teknis Indonesia yang ikut berpartisipasi dengan kerjasama itu.

Kapal selam berjenis disel elekktrik submerlin U209 ini merupakan pesanan TNI Angkatan Laut. Panjang keseluruhan 61,3 meter dengan kecepatan mencapai 21 not ketika berada di bawah air dan mampu membawa 40 kru. Serta kemampuan menjelajah selama 50 hari didalam perjalanan.

4. Senapan SPR-3 dan SS2 V4

Menurut situs web resmi Pindad.com, Senapan SPR-3 adalah senapan penembak runduk dengan desain presisi dan bodi yang lebih ringan untuk pergerakan dalam medan pertempuran. Senapan sniper ini memenuhi standar NATO dengan munisi kaliber 7.62 x 51 mm. SPR-3 dilengkapi dengan teropong bidik untuk meningkatkan akurasi tembakan pada jarak 1 km.

Sementara senapan SS2 V4 adalah senjata terbaik kebanggaan Indonesia. Senapan inni sudah 11 kali memenangkan kompetisi menembak AASAM & AARM. Desainnya menggunakan 6 ulir laras setebal 7 inch. SS2-V4 memiliki badan yang lebih ringkas dilengkapi dengan picatiny rail dan fitur keamanan yang diperbaharui. Teleskop ACOG merupakan perlengkapan standar pada varian ini. Persenjataan api ini juga sudah banyak diekspor ke negara lain.***

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
100 %
error: Dilarang Copy Paste !!