2 Desember 2020

GERBANG INFORMASI EDUKASI

Rabbi Yaakov Baruch, Pemimpin Jemaah Komunitas Yahudi di Indonesia

Rabbi Yaakov Baruch, Pemimpin Jemaah Komunitas Yahudi di Indonesia
Meski mengakui lima agama dalam undang-undangnya, Yudaisme belum dianggap secara resmi oleh pemerintah. Tantangan inilah yang dialami oleh Yaakov Baruch.
1 0

Penganut Yudaisme yang menganggap kalangan religius Yahudi menentang negara Israel Memeluk kepercayaan Yudaisme yang menjadi dasar keimanan kaum Yahudi memang tidak mudah dilakukan di Indonesia.

Meski mengakui lima agama dalam undang-undangnya, Yudaisme belum dianggap secara resmi oleh pemerintah. Tantangan inilah yang dialami oleh Yaakov Baruch.

Sebagai seorang pemimpin jemaah komunitas Yahudi di Sinagoge Shaar Hashamayim, Tondano, Minahasa, Rabbi Yaakov Baruch bisa dibilang merupakan satu-satunya rabbi yang bisa dijumpai di Indonesia.

Ada banyak kisah yang dialaminya selama memutuskan untuk menganut ajaran Yudaisme di Indonesia.Menelusuri akar Yahudi dari silsilah keluargaSebelum memutuskan untuk memeluk Yudaisme, Rabbi Yaakov harus bergelut dengan hati nuraninya sendiri sebelum akhirnya memutuskan untuk mencari tahu asal-usul keluarganya.

Darah Yahudi ternyata didapatkannya dari dari sang ibu. Yaakov juga sempat pergi ke Belanda dan Israel untuk mencari tahu dan terus menggali informasi tentang masa lalu keluarganya. Ia akhirnya yakin bahwa keluarganya memang keturunan Yahudi.

Berdoa di ‘Tembok Ratapan, Yerusalem. (Yaakov Baruch)

BACA JUGA:

Ancaman Pembunuhan

Sempat mendapat ancaman pembunuhanr Konsekuensi pahit memang harus diterima oleh Yaakov saat memilih Yudaisme sebagai keyakinannya. Ancaman pembunuhan pun sempat datang dari sekelompok pria yang menyebutnya sebagai “Yahudi gila”.

Saat itu, Yaakov tengah berjalan-jalan di pusat perbelanjaan bersama sang istri yang tengah mengandung. Penampilan Yaakov yang terlihat ‘Yahudi’ menjadi penyebabnya pada saat itu.

Sempat Memilih untuk menyembunyikan identitas Yahudi di tempat umum demi keamanan dirinya, ia kemudian memutuskan untuk menyembunyikan jati dirinya yang merupakan penganut Yudaisme.

Penampilannya pun diubah dan tidak lagi menggunakan Kippah (semacam topi kecil khas orang Yahudi) di tempat umum. Yaakov dan penganut Yudaisme lainnya, merupakan satu dari sekian orang-orang Yahudi Indonesia yang tersisa di Manado.

Satu-satunya rabi di Indonesia yang memimpin komunitas kecil penganut YudaismeYaakov saat ini dikenal sebagai rabbi yang memimpin Sinagoge Shaar Hashamayim yang berlokasi di Tondano, Kabupaten Minahasa. Lokasinya berjarak sekitar 33 km dari Manado, Sulawesi Utara.

Bersama sekelompok kecil penganut Yudaisme lainnya, ia rutin menyelenggarakan ibadah. Yaakov juga menjelaskan pandangannya soal Yahudi, Israel, dan Zionis yang menurutnya memiliki perbedaan. Menganggap sosok Yahudi religius justru menentang berdirinya negara Israel.

Menurut Yaakov, Yahudi merupakan etnis layaknya suku-suku bangsa seperti, Arab, India, melayu, dan sebagainya. Sedangkan Zionisme dipandangnya sebagai paham dari kelompok sekular Yahudi yang ingin mendirikan Israel (Judeenstaat atau negara Yahudi).

Tak semuanya setuju. Salah satunya menurut Yaakov adalah, kalangan religius Yahudi justru menentang pendirian Israel karena konsep negara itu tidak ada di dalam Taurat mereka.

Yudaisme dan Yahudi mungkin masih menjadi perdebatan di Indonesia. Banyak dari mereka yang belum menerima karena anggapan Yahudi kerap dihubungkan dengan konflik Israel Palestina. Padahal jika ditelaah lebih jauh, keduanya memiliki makna yang berbeda meski hakikatnya sama.***

Radio internet Wartakan.ID yang juga dikenal sebagai web radio, net…

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
100 %

Site Statistics

  • Users online: 0 
error: Dilarang Copy Paste !!